Dunia keuangan desentralisasi (DeFi) dan teknologi blockchain terus merambah sektor-sektor tradisional, dan kini tiba giliran pertanian. KebunDigitalid, sebuah platform agroteknologi visioner, telah mengumumkan peluncuran model Investasi Pertanian Berbasis NFT yang diklaim sebagai yang pertama di Asia. Inovasi ini menjembatani jurang antara investor modern yang mencari aset digital baru dan kebutuhan modal petani melalui konsep Digitalisasi Lahan.
NFT, atau Non-Fungible Token, adalah aset digital unik yang kepemilikannya diverifikasi di blockchain. Dalam model KebunDigitalid, setiap NFT mewakili unit kepemilikan atau hak partisipasi dalam hasil panen dari sebidang lahan pertanian fisik yang telah didigitalisasi. Alih-alih membeli tanah secara tradisional, investor dapat membeli NFT, yang kemudian dikaitkan dengan hasil panen komoditas spesifik—misalnya, satu NFT mewakili hak atas 100 kg hasil panen alpukat dari Kebun A di Musim Tanam B.
Konsep Digitalisasi Lahan ini sangat revolusioner. KebunDigitalid menggunakan teknologi IoT, drone mapping, dan sensor untuk memantau setiap lahan yang diinvestasikan secara real-time. Data mengenai kondisi tanah, pertumbuhan tanaman, hingga jadwal panen, semuanya dicatat di blockchain dan dapat diakses oleh pemegang NFT. Hal ini menciptakan transparansi total—investor tahu persis di mana uang mereka diinvestasikan dan bagaimana pertanian tersebut dikelola.
Manfaat dari Investasi Pertanian Berbasis NFT ini bersifat ganda. Bagi investor, ia menawarkan akses ke aset pertanian yang biasanya sulit dijangkau, dengan potensi pengembalian yang dikaitkan dengan harga komoditas nyata dan risiko yang terdesentralisasi. Bagi petani, model ini menyediakan sumber pendanaan modal kerja yang inovatif dan cepat, tanpa harus melalui birokrasi perbankan yang rumit. Penjualan NFT berfungsi sebagai crowdfunding untuk membiayai input pertanian seperti bibit, pupuk, dan tenaga kerja.
Meskipun masih tergolong baru, Digitalisasi Lahan melalui NFT ini memiliki potensi besar untuk merevolusi pendanaan pertanian di seluruh Asia. Ini menawarkan likuiditas yang lebih besar dan menarik generasi investor muda yang akrab dengan aset digital. KebunDigitalid berupaya memastikan bahwa seluruh skema ini berjalan sesuai regulasi dan menjanjikan pengembalian yang adil bagi petani dan investor, sembari membawa pertanian menuju era Web3 yang sepenuhnya terintegrasi.